Now Reading:
Kemoterapi Kanker Buat Rambut jadi Rontok Sampai Botak? Ini Alasannya
Full Article 2 minutes read

Kemoterapi Kanker Buat Rambut jadi Rontok Sampai Botak? Ini Alasannya

kholic.idRambut adalah mahkota yang dibanggakan semua orang, baik laki-laki maupun perempuan. Akan tetapi, saat harus menjalani pengobatan kanker berupa kemoterapi, tak sedikit yang mengalami kerontokan rambut hingga mengalami kebotakan.

Lewat lansiran dari laman Healthline, “Obat-obatan dalam kemoterapi seperti doxorubicin, paclitaxel, dan docetaxel hampir selalu mneyebabkan kerontokan rambut pada pasien, terutama pasien kanker payudara.”

Menurut Dr. Nicole Williams, kerontokan terjadi karena zat kimia dalam obat kemoterapi secara konsisten menghancurkan sel kanker. Di sisi lain, obat-obatan ini juga ikut menghancurkan sel yang masih sehat termasuk folikel rambut.

Folikel rambut merupakan salah satu bagian tubuh manusia yang paling cepat pertumbuhannya.

Dalam hitungan 2-4 minggu setelah memulai kemoterapi, perempuan akan lebih cepat mengalami kerontokan rambut, dari beberapa bagian hingga keseluruhan rambut. Beberapa di antaranya rontok secara bertahap, namun ada pula yang rontok dalam waktu cepat.

Zat dalam obat kemoterapi tidak hanya mempengaruhi rambut yang tumbuh di kepala. Beberapa kasus bahkan bisa sampai merontokkan bulu mata, alis, dan area organ vital.

Akan tetapi, jangan khawatir karena sekitar satu bulan pasca pengobatan berakhir, sel rambut akan kembali kuat secara bertahap. Rambut yang tadinya rontok akan tumbuh kembali. Beberapa di antaranya akan tumbuh dengan warna dan tekstur yang sedikit berbeda. Beberapa bulan kemudian, rambut akan kembali dalam tekstur dan warna seperti semula.

Sumber: healthline

Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.