Now Reading:
Risiko yang Bisa Muncul karena Makeup Permanen
Full Article 2 minutes read

Risiko yang Bisa Muncul karena Makeup Permanen

kholic.idMakeup permanen adalah prosedur riasan yang diaplikasikan ke wajah lewat teknik serupa tato.

Makeup permanen yang selama ini beredar di industri kecantikan adalah tato eyeliner, tato/sulam alis, hingga sulam bibir dan sulam pipi untuk menambahkan rona kemerahan. Treatment ini dilakukan lewat proses mikropigmentasi, di mana tinta ditempatkan di bawah lapisan teratas kulit.

Lalu apa saja efek samping dan risiko dari melakukan makeup permanen?

Foto: ist

Adanya kemungkinan gangguan jika ingin melakukan tes kesehatan MRI.

Kemungkinan terjadi reaksi alergi. Sebelum lakukan makeup permanen, hubungi dokter dan jalani pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui adanya reaksi alergi atau sensitivitas terhadap zat tertentu.

Terbentuk formasi keloid berupa munculnya bercak hitam di area kulit.

– Masuknya zat karsinogen ke dalam sistem tubuh, karena makeup permanen mengandung satu tipe pigmen yang disebut azo-pigmen (pigmen organik dengan warna dasar merah, orange, dan kuning).

Munculnya granuloma, yaitu kelainan jaringan tubuh yang tumbuh dan membengkak akibat peradangan. Saat dilihat lewat mikroskop, jaringan ini terbentuk seperti tumpukan granul (butiran halus) di bawah kulit dan berwarna kemerahan.

Memiliki makeup permanen memang menyenangkan karena kita bisa cantik dan menarik kapan saja, tanpa perlu menambahkan riasan apapun.

Akan tetapi, sama seperti tato, pastikan Chingudeul mengunjungi penyedia layanan makeup permanen yang telah miliki izin resmi dan kredibilitas tinggi. Perhatikan jarum yang akan dipakai dalam treatment. Pastikan kesterilannya sehingga Chingudeul terhindar dari berbagai infeksi dan penyakit berbahaya seperti Hepatitis B hingga HIV.

Sumber: healthline

Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.