Now Reading:
Efek Samping Bahan Kimia yang Biasa Ditemukan dalam Komposisi Skincare
Full Article 3 minutes read

Efek Samping Bahan Kimia yang Biasa Ditemukan dalam Komposisi Skincare

kholic.id – Produk perawatan wajah dan tubuh sudah dipastikan mengandung bahan kimia┬áhasil racikan manusia. Bahan-bahan ini kemudian diseimbangkan dengan ekstrak bahan alami dari alam agar terasa nyaman saat menyentuh kulit.

Berikut adalah deretan bahan kimia yang biasa ditemukan dalam produk skincare, termasuk efek samping yang mungkin bisa ditimbulkan di tubuh.

1. Butylated hydroxyanisole (BHA) dan butylated hydroxytoluene (BHT)

Tujuan: antioksidan, pengawet, penstabil, bahan pewangi (fragrance)

Kemungkinan efek samping: iritasi kulit, gangguan pada hormon

Ditemukan pada: lipstik, eye shadow, produk berbahan petroleum

2. Diethanolamine (DEA)

Tujuan: penyelaras pH, zat pembuat busa

Kemungkinan efek samping: iritasi kulit, kemungkinan meracuni beberapa organ, kontaminasi

Ditemukan pada: berbagai produk make up dan perawatan rambut

3. Phthalates dibutyl phthalate (DBP), dimethyl phthalate (DMP), dan diethyl phthalate (DEP)

Tujuan: zat pelarut, bahan pewangi (fragrance)

Kemungkinan efek samping: kerusakan sistem reproduksi pria

Ditemukan pada: cat kuku, hair spray, parfum, lotion, sabun, shampo

4. Formaldehyde (termasuk beberapa turunannya seperti: bronopol, DMDM hydantoin, diazolidinyl urea, imidazolidinyl urea, dan quaternium-15)

Tujuan: pengawet

Kemungkinan efek samping: pemicu karsinogenik, iritasi kulit, ruam

Ditemukan pada: produk perawatan kuku, lem bulu mata, gel rambut, produk hair smoothing, shampo bayi, sabun, kosmetik berwarna

5. Fragrance (termasuk perfume, parfum, campuran essential oil, dan aroma)

Tujuan: kombinasi kimia yang berasal lebih dari 3.000 bahan untuk menciptakan ‘aroma’

Kemungkinan efek samping: iritasi kulit, reaksi alergi, merusak sistem reproduksi hingga kanker jika terpapar dalam waktu lama

Ditemukan pada: hampir semua produk perawatan tubuh

6. PEG (polyethylene glycol atau ceteareth)

Tujuan: zat pembersih dan conditioning

Kemungkinan efek samping: kontaminasi

Ditemukan pada: berbagai produk skincare dan make up

7. Paraben (biasanya diawali dengan tulisan propyl-, isopropyl-, butyl-, dan isobutyl- paraben)

Tujuan: pengawet

Kemungkinan efek samping: kerusakan hormon

Ditemukan pada: make up, pelembap, shampo, kondisioner, lotion, pembersih wajah dan tubuh, produk bercukur, dan lulur scrub

8. Sodium laureth sulfate dan Sodium lauryl sulfate

Tujuan: zat pembersih dan pengemulsi

Kemungkinan efek samping: iritasi kulit

Ditemukan pada: pasta gigi, shampo, sabun tangan

9. Pewarna sintetis

Tujuan: mewarnai produk

Kemungkinan efek samping: warna yang dipakai belum miliki izin

Ditemukan pada: hampir semua produk

10. Siloxane (biasanya diakhiri dengan tulisan -siloxane atau -methicone)

Tujuan: pelembut, penghalus, pelembap

Kemungkinan efek samping: gangguan hormon

Ditemukan pada: produk perawatan rambut, deodoran

11. Triclosan

Tujuan: zat antimikroba dan antibakteri

Kemungkinan efek samping: mengganggu perkembangan hormon dan tiroid, membuat tubuh kebal terhadap bakteri tertentu

Ditemukan pada: produk perawatan mulut, produk untuk bercukur, krim, dan kosmetik berwarna.

Masih banyak zat kimia yang miliki efek samping tidak baik bagi tubuh. Beberapa di antaranya tergolong aman dipakai selama dalam batas yang dianjurkan dan komposisi yang dapat dipertanggungjawabkan. Cek dahulu produk skincare yang akan dibeli, agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.

Sumber: healthline

Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.