Now Reading:
Jangan Sampai Keliru, Ini Perbedaan Facial dan Chemical Peeling
Full Article 3 minutes read

Jangan Sampai Keliru, Ini Perbedaan Facial dan Chemical Peeling

kholic.id – Ada banyak metode yang digunakan oleh wanita untuk merawat kecantikan kulit mereka agar lebih percaya diri, beberapa diantaranya adalah melakukan facial dan chemical peeling.

Teknologi yang kian berkembang juga mendukung peralatan industri kecantikan menjadi lebih canggih. Beberapa tahun ini teknik facial dan peeling sangat diminati oleh perempuan untuk mengangkat sel kulit mati dan memicu regenerasi sel kulit baru. Meskipun keduanya memiliki fungsi yang mirip, ternyata facial dan chemical peeling berbeda. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

– Fungsi Facial dan Chemical Peeling

Facial bertujuan untuk melembapkan kulit wajah dan mengikis sel-sel kulit mati agar terlihat lebih kenyal dan kencang. Perawatan ini biasanya hanya dilakukan pada laipsan epidermis kulit. Facial dapat membuat kulit wajah terlihat lebih cerat, tetapi tergantung pada bahan-bahan produk yang digunakan selama perawatan.

Chemical peeling memiliki tujuan yang tidak jauh berbeda, yakni membuat kulit terlihat lebih muda dan mengurangi keriput, menghilangkan komedo, jerawat, dan mencegah bintik-bintik hitam karena polusi dan sinar matahari. Perawatan ini dapat menembus ke lapisan kulit yang lebih dalam dibandingkan dengan facial yang menembus ke lapisan dermis.

– Bahan yang Digunakan Facial dan Chemical Peeling Berbeda

Produk yang biasa digunakan saat facial biasanya scrub. Scrub dapat diartikan sebagai bahan eksfoliasi kulit yang terdiri dari butiran-butiran halus yang memiliki tekstur sedikit kasar.

Sedangkan peeling umumnya dalam bentuk gel, krim, atau cairan yang mengandung berbagai jenis bahan kimia dengan tekstur yang lebih lembut. Biasanya, bahan utama adalah asam dan enzim dari ekstrak tumbuhan dan buah-buahan.

– Penggunaan Metode Facial dan Chemical Peeling

Facial dapat dilakukan dengan menggosok dan memijat produk pada kulit wajah. Biasanya facial dilakukan oleh para ahli atau di klinik kecantikan. Terapis akan melakukan facial dan membiarkannya untuk sementara waktu, setelah itu dibersihkan dengan air. Disarankan melakukan facial setiap 2 minggu sekali. Namun, kamu dapat berkonsultasi dengan dokter kulit yang sudah kamu percaya.

Sementara chemical peeling dapat dilakukan dengan menggosoknya dan meninggalkannya untuk sementara sampai meresap ke dalam kulit dengan sendirinya. Chemical peeling tidak boleh dilakukan setiap hari karena kondisi kulit setiap orang berbeda. Akan lebih baik jika kamu melakukan metode ini dengan saran dari dokter atau ahli kecantikan.

Jika kamu telah melakukan chemical peeling, sebaiknya jangan terburu-buru melakukan facial. Ini karena kondisi kulit setelah chemical peeling masih sensitif dan mudah teriritasi. Facial dan chemical peeling memberikan manfaat yang sama, jadi kamu tidak perlu melakukannya sekaligus. Jika melakukan chemical peeling sendiri di rumah dan hasilnya sudah bagus di kulitmu, maka facial di klinik kecantikan atau salon pun tidak kamu perlukan lagi.

Sumber: avoskinbeauty

Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.