Now Reading:
8 Tanda Kerusakan Kulit Akibat Sinar UVA
Full Article 2 minutes read

8 Tanda Kerusakan Kulit Akibat Sinar UVA

kholic.id – Tinggal di negara tropis, banyak yang menganggap wajar saat lakukan aktivitas di luar ruang dan terkena terpaan sinar matahari seharian.

Akibatnya, banyak kerusakan kulit yang timbul karena terpaan sinar matahari. Kerusakan kulit ini dianggap tidak berbahaya dan hanya ditanggulangi dengan ‘tameng’ sederhana seperti kaca mata hitam, payung, atau krim anti matahari (sunscreen).

Sebetulnya, sinar matahari berupa UVA dan UVB mengandung zat karsinogenik alias pemicu kanker. Tumbuhnya kanker ini tidak langsung berupa penyakit yang ganas, namun lewat beberapa gejala yang muncul di kulit dan kadang disepelekan.

Sinar UVA menyerap pelan ke dalam lapisan kulit, sementara UVB mendapat bagian sebagai ‘pembakar’ kulit wajah dan ciptakan rasa panas menyengat. Dibanding UVB, sinar UVA jauh lebih berbahaya. Lalu apa gejala kerusakan kulit yang disebabakan dari sinar UVA?

1. Kulit kendur

2. Keriput

3. Kulit mulai kekurangan elastisitas

4. Kulit terasa lebih tipis dan transparan, ditandai dengan terlihatnya urat saraf halus berwarna kemerahan/ungu/biru di area pipi saat terbakar sinar matahari

5. Pecahnya pembuluh kapiler di wajah

6. Munculnya tanda penuaan

7. Kulit jadi lebih kering, kasar, dan kesat/kaku

8. Kanker kulit, bisa berupa bintik hitam yang semakin meluas disertai rasa gatal atau sakit menyengat saat terpapar sinar matahari.

Jika sudah mulai timbul beberapa gejala di atas, ada baiknya Chingudeul langsung hubungi dokter kulit di klinik atau rumah sakit. Ini dilakukan agar tidak ada efek lebih lanjut yang merugikan diri sendiri.

Sumber: healthline

Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.