Now Reading:
6 Jenis Acid yang Ada dalam Skincare dan Manfaatnya
Full Article 3 minutes read

6 Jenis Acid yang Ada dalam Skincare dan Manfaatnya

kholic.id – Produk skincare kini semakin berkembang jenis dan formulanya, termasuk penggunaan bahan kimia yang lembut dan terbukti aman bagi kulit.

Di antara banyaknya zat kimia (chemical) dalam komposisi skincare, Acid alias zat asam banyak dijumpai terutama dalam varian produk sabun wajah (facial wash) dan toner. Zat acid diakui sangat bermanfaat untuk mengembalikan kesehatan, kecantikan, dan kelembapan kulit.

Sebelum salah beli atau salah memahami produk, ayo pelajari 6 jenis Acid yang biasa ada dalam skincare-mu!

1. Ascorbic Acid

Ascorbic Acid biasa disebut sebagai Vitamin C. Zat asam inilah yang paling banyak digunakan di dunia skincare dengan manfaat yang juga telah dikenal luas.

Beberapa manfaat dari Ascorbic Acid adalah antioksidan yang tinggi, mampu lindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, dan mampu sembuhkan kulit yang terkena iritasi karena sinar UV. Ascorbic Acid juga dikenal luas mampu cerahkan kulit dengan cara mendorong produksi kolagen agar kulit menjadi lebih lembut dan kenyal dari dalam.

2. Glycolic Acid

Dalam dunia skincare, Glycolic Acid biasa disingkat AHA (Alpha Hydroxyl Acid). Ini adalah zat asam yang paling terkenal mampu mengeksfoliasi sel kulit mati karena miliki molekul paling kecil dibanding zat asam lainnya.

Selain mampu mengikis sel kulit mati, Glycolic Acid juga bermanfaat untuk membantu regenerasi kulit hingga membuatnya tampak lebih muda dan bersih. Glycolic Acid juga mampu mengunci kelembapan kulit di pH yang normal.

3. Hyaluronic Acid

Zat asam yang satu ini banyak terdapat dalam komposisi produk skincare karena hasilnya yang terbukti sangat bagus untuk kulit.

Hyaluronic Acid mampu mengunci kadar kelembapan kulit dengan sangat baik, bahkan menurut penelitian mampu melembapkan kulit 1.000 kali lebih kuat dibanding air biasa. Tidak hanya melembapkan, Hyaluronic Acid juga mampu meningkatkan kemampuan kulit dalam mengikat kelembapan sehingga terhindar dari gejala kulit kering.

4. Lactic Acid

Zat yang dikenal dengan sebutan Asam Laktat ini merupakan turunan dari AHA yang dapat membatu pengelupasan kulit mati secara lembut dan aman.

Miliki ukuran molekul lebih besar dibanding zat asam yang lain, Lactic Acid mampu menyerap lebih dalam ke sel kulit. Artinya, Lactic Acid bekerja jauh lebih efektif untuk menghaluskan dan mencerahkan kulit dibanding zat lainnya. Lactic Acid juga jauh lebih aman dan memberikan efek samping paling minimal bagi kulit sehingga dianjurkan untuk pemilik kulit sensitif.

5. PHA (Polyhydroxy Acid)

Miliki kekuatan pengelupasan sel kulit mati sama kuat seperti AHA dan BHA, PHA (Polyhydroxy Acid) lebih dianjurkan untuk pemilik kulit sensitif karena bekerja paling ringan dan meminimalisasi iritasi. Ukuran molekul PHA (Polyhydroxy Acid) jauh lebih besar dibanding AHA, sehingga zat asam ini hanya bekerja di permukaan teratas saja.

6. Salicylic Acid

Inilah zat asam yang paling banyak dikenal sebagai BHA alias Beta Hydroxyl Acid. BHA miliki kemampuan untuk mengeksfoliasi kulit jauh lebih dalam dibanding AHA.

Salicylic Acid alias BHA mampu mengeskfoliasi hingga jauh ke dalam pori, sehingga sangat bermanfaat bagi pemilik kulit wajah berjerawat, komedo, atau tekstur kulit tidak rata. Zat ini juga sangat baik dalam mengontrol sebum atau sel minyak berlebih dalam kulit.

Nah, setelah mengenal jenis asam atau acid di atas, Chingudeul jangan salah lagi saat memilih produk eksfoliasi untuk kulit, ya. Pilihlah yang sesuai dengan kondisi kulit wajah sehingga mampu berikan hasil maksimal.

Sumber: the klog

Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.