Now Reading:
4 Bahan DIY dari Alam ini Ternyata Bahaya untuk Kulit Wajah
Full Article 2 minutes read

4 Bahan DIY dari Alam ini Ternyata Bahaya untuk Kulit Wajah

kholic.id – Banyak resep skincare atau masker DIY (Do It Yourself) yang bertebaran di mana-mana. Semua miliki tujuan yang sama: memberikan efek kulit yang sehat, segar, dan berseri lewat vitamin yang ada dari bahan natural, dengan biaya yang jauh lebih murah.

Sayangnya, beberapa bahan alami yang biasa dipakai untuk perawatan kulit secara DIY dapat membahayakan kulit. Ada yang miliki pH jauh lebih tinggi atau rendah, ada juga yang dapat menghambat kelembapan kulit. Di antara 4 bahan ini, adakah yang sering Chingudeul pakai?

1. Baking Soda untuk Eksfoliasi

Baking soda miliki pH yang sangat asam, yaitu sekitar 9. Sedangkan kulit wajah miliki pH sekitar 5.5. Memakai baking soda sebagai bahan eksfoliator (pengelupasan) atau mencuci muka dapat mengikis lapisan kulit paling atas dan berujung pada kulit sangat kering, iritasi, hingga kemerahan yang akan sulit hilang.

2. Pasta Gigi untuk Obat Jerawat

Semua pasta gigi miliki kandungan aroma mint, pewarna, dan bahan kimia lain yang tidak cocok untuk kulit dan bisa membuat iritasi.

Saat mengoleskan jerawat yang baru tumbuh dengan pasta gigi, kulit yang radang dan bengkak memang terlihat menyusut. Akan tetapi, jerawat tidak sembuh dan justru akan terus tumbuh di tempat yang sama karena bakteri tetap bertahan di lapisan dalam.

3. Minyak Kelapa untuk Pelembap Wajah

Ini mungkin mengejutkan bagi beberapa orang, terutama yang telah merasakan khasiat dari minyak kelapa bagi wajah.

Faktanya, minyak kelapa miliki sifat komedogenik, yang berarti dapat menyumbat pori. Jika miliki masalah kulit seperti komedo, jerawat, rosacea, atau wajah berminyak, maka perawatan skincare DIY yang mengandung minyak kelapa sangat tidak dianjurkan. Pemilik kulit kering juga tidak dianjurkan menggunakan minyak kelapa, karena justru menghalangi kelembapan kulit yang sudah ada.

4. Jus Lemon/Buah Citrus Lainnya untuk Putihkan Kulit

Zat asam dari lemon dan tanaman citrus lainnya dipercaya mampu berikan penampilan kulit yang lebih cerah berseri. Kenyataannya, zat asam ini mampu buat kulit menjadi iritasi karena miliki pH 2 yang jauh di bawah kebutuhan kulit (5.5).

Pemakaian masker atau perawatan kulit lain yang menggunakan jus lemon dapat membuat kulit kehilangan lapisan ‘mantel’ teratas. Akibatnya, kulit jadi sangat sensitif terhadap panas matahari dan sinar UV. Zat asam dalam lemon juga membuat kulit kering, sehingga lebih cepat kehilangan kelembapan.

Sumber: The Klog

Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.