Now Reading:
Bahaya! Ini 4 Tanda jika Bersihkan Kulit Terlalu Bersih Alias ‘Over-Cleansing’
Full Article 3 minutes read

Bahaya! Ini 4 Tanda jika Bersihkan Kulit Terlalu Bersih Alias ‘Over-Cleansing’

kholic.id – Ritual kecantikan paling menyenangkan saat selesai beraktivitas seharian adalah membersihkan wajah dari semua sisa kotoran dan make up.

Akan tetapi, tahukah Chingudeul bahwa kulit bisa rusak jika dibersihkan terlalu bersih alias over-cleansing? Selain itu, banyak orang yang tidak mengetahui cara yang benar dalam membersihkan wajah. Inilah 4 tanda umum saat Chingudeul mengalami over-cleansing!

1. Kulit Wajah Terasa Kencang dan Kaku

Kesalahpahaman terbesar dalam membersihkan wajah adalah kulit kencang, kesat dan kaku = tanda kulit bersih maksimal. Padahal, kulit yang terasa kaku dan kencang adalah tanda awal dari over-cleansing.

Tanda kulit yang ‘bahagia’ setelah dibersihkan adalah terasa segar, ‘adem’ saat disentuh, dan lembap. Untuk mencapai kondisi kulit ini, bersihkan kulit dengan cara double cleansing. Lewat cara ini, kulit tetap terhidrasi, pH seimbang, semua kotoran dan minyak berlebih langsung lenyap namun tidak melepas semua minyak alami yang dibutuhkan kulit.

2. Kulit Mulai Muncul Ruam

Ruam kulit wajah bisa dalam bentuk bintik-bintik merah, guratan kemerahan, hingga kemerahan yang terasa gatal serupa eczema (eksim).

Cara terbaik kembalikan kondisi kulit jika sudah mengalami ruam? Mulailah memakai rangkaian skincare yang selama ini diabaikan seperti toner atau moisturizer yang mengandung hyaluronic acid atau niacinamide. Zat tersebut terbukti mampu membantu reproduksi lapisan kulit agar lebih sehat, menenangkan, dan menyejukkan kulit dari iritasi.

3. Mulai Tumbuh Jerawat Dewasa (Adult Acne)

Tanda bahaya selanjutnya jika Chingudeul lakukan over-cleansing adalah mulai timbul adult acne alias jerawat dewasa yang berukuran besar dalam jumlah banyak di satu tempat (biasanya pipi atau dahi).

Untuk menghilangkannya, selain butuh kesabaran ekstra, Chingudeul perlu perawatan kulit anti-jerawat yang memberi efek hidrasi dan melembapkan. Pakailah krim perawatan yang mengandung ekstrak bambu dengan tekstur gel agar mampu melindungi kulit tanpa membuatnya berminyak.

4. Timbul Masalah Kulit Ekstrem Seborrheic Dermatitis

Seborrheic Dermatitis adalah kondisi saat lapisan kulit teratas mulai kemerahan, mengelupas dalam bentuk kulit kering berwarna putih atau kekuningan, hingga timbul peradangan di lapisan kulit bagian bawahnya. Terkadang, kulit juga terasa sangat gatal, kaku, dan tidak nyaman.

Cara terbaik jika sudah mengalami masalah kulit ini, datanglah ke ahli dermatologis yang ada di rumah sakit (bukan dokter kulit di klinik kecantikan). Nantinya, Chingudeul akan memperoleh perawatan berupa obat-obatan yang dapat mencegah infeksi, mengurangi rasa gatal, dan mengobati kulit yang telah mengelupas agar tidak bertambah parah.

Nah, itulah 4 tanda kulit jika telah mengalami over-cleansing.

Bersihkanlah wajah dengan produk yang lembut dan tidak ‘menghabisi’ lapisan kulit wajah. Jika kulit kalian kering, hindari pembersih yang mengandung alkohol. Gunakan jari-jari yang sebelumnya telah dibersihkan untuk meratakan cleanser lalu pijat (jangan digosok!) dalam gerakan memutar. Bilas, lalu kembalikan pH kulit dengan toner yang sesuai dengan jenis kulit.

Sumber: The Klog

Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.