Now Reading:
Ala Lebaran di Indonesia, Tradisi Macet dan ‘Angpau’ Juga Ada di Korea Selatan
Full Article 2 minutes read

Ala Lebaran di Indonesia, Tradisi Macet dan ‘Angpau’ Juga Ada di Korea Selatan

kholic.id – Kemacetan di Indonesia sudah biasa terasa ,khususnya ketika musim Idul Fitri. Tak jauh berbeda, keadaan tersa juga di Korea Selatan saat perayaan Seollal atau biasa disebut Tahun Baru Cina.

Biasanya ribuan warga Korea berlomba-lomba kembali ke kampung halaman mereka untuk merayakan Seollal. Ratusan mobil meninggalkan Seoul dan lokasi sekitar Provinsi Geyonggi menjadi pemandangan yang sudah biasa ketika momen tersebut datang. Tak hanya itu, berbagai terminal bus, stasiun kereta dan bandara pun seketika dipenuhi para calon penumpang ataupun orang-orang yang akan menjemput sanak-saudara mereka.

Foto: Yonhap

Ketika Seollal tiba, warga yang berangkat dari Seoul dan hendak menuju Busan harus menempuh perjalanan hingga 8 jam, jauh lebih lama 3 jam ketimbang jam kerja. Khusnya tahun ini, Seolal yang jatuh di hari Jumat ditetapkan sebagai ‘Periode pengukur khusus kemacetan’.

Foto: ist

Jika di Idonesia ada ketupat, maka di Korea ada ‘tteokguk’, sup kue beras yang direnam dalam mangkuk kaldu daging sapi. Warga Korea percaya jika Seolal tiba, maka seumua orang bertambah usianya 1 tahun dan dirayakan dengan memakan tteokguk.

Foto: Asian Inspiration

Setelah makan, tradisi sungkeman dan pembagian ‘angpau’ di hari lebaran juga terasa saat Seolal tiba. Para anggota keluarga muda akan melakukan ‘sebae’ atau penghormatan Tahun Baru serta memberikan hadiah kepada anggota keluarga yang lebih tua. Sebagai imbalannya, para tetua akan membagikan ‘sebaedon’ atau uang Tahun Baru, yang disimpan dalam kantong katun atau dikenal sebagai ‘bokjumeoni’.

Sumber: (1), (2)

Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.