Now Reading:
Kenali Kulit Dehidrasi Saat Ramadan dan Begini Cara Mengatasinya
Full Article 3 minutes read

Kenali Kulit Dehidrasi Saat Ramadan dan Begini Cara Mengatasinya

kholic.id – Memasuki bulan Ramadan, perubahan pola makan dan asupan air biasanya akan mempengaruhi kelembapan kulit. Jika kulitmu kerap berubah menjadi kusam, kering, dan lebih sensitif di bulan yang penuh berkah ini, berarti kamu mengalami dehidrasi.

Sebelum menemukan solusi untuk kulit keringmu, inilah penjelasan singkat tentang perbedaan antara kulit ‘kering’ dan ‘dehidrasi’;

Foto: Ist

1. Kulit Kering

Kulit kering diklasifikasikan sebagai jenis kulit dan menjadi warisan genetik keluarga. Jenis kulit ini cenderung kurang memproduksi minyak alami (SkinInc) yang dibutuhkan.

Biasanya kulit kering dihubungkan dengan ketidakseimbangan hormon atau tiroid yang kurang aktif atau kurangnya produktifnya thyroid sehingga bisa menghambat produksi sebum. Ini kan membuat kulit kering dan tidak segar.

2. Kulit Dehidrasi

Kulit dehidrasi adalah kondisi kulit yang kekurangan air, bukan minyak, jadi kulit kering pun bisa mengalami dehidrasi. Kulit dehidrasi sering disebabkan oleh unsur-unsur eksternal (cuaca), diet tidak sehat (kurangnya mengkonsumsi produk segar), dan gaya hidup (konsumsi alkohol atau kafein). Faktor-faktor tersebut menguras isi air di kulit, membuat penampilan kurang lentur.

Meski kulit yang mengalami dehidrasi terasa tidak nyaman, biasanya bersifat sementara dan dapat dihilangkan dengan kombinasi perawatan kulit dan gaya hidup yang sehat. Di bawah ini adalah 4 tanda kulit dehidrasi dan bagaimana kamu mengembalikan sifat kulit agar bercahaya.

Foto: Eminencer Oganics

A. Kulit Terasa Gatal

Di tengah cuaca panas Indonesia, pernahakah kamu tiba-tiba terasa gatal tak tertahankan? Elemen eksternal seperti angin dan perubahan suhu ekstrim bisa menyebabkan kelembapan lapisan kulitmu iritasi dan terasa gatal.

Untuk mengibati kulit dengan gejala seperti ini, cobalah gunakan produk yang mengandung minya jojoba. Minyak jojoba sendiri tidak membuat kulit berjerawat, karena sangat mirip dengan minyak alami kulit. Rawatlah kulit sekali atau dua kali semeninggu dengan masker yang mengandung minyak jojoba.

2. Meningkatkan Sensitivitas

Salah satu konsekuensi terbesar dari kulit dehidrasi adalah peningkatan sensitivitas. Menurut Intitut Demal Intertnasional, “kekeringan dan dehidrasi adalah awal menuju kulit sensitif.

Ketika kamu merasa kulit lebih sensitif karena dehidrasi, disarankan untuk menggunakan produk lembut yang bebas dari weangian dan baham kasar. Penting juga untuk menahan diri dari penggunaan retinol, produk merangsang produk simulasi hingga kulit sensitif mereda.

3. Kulit Kusam

Apakah kulitmu terlihat kusam dan lelah dengan bintik-bintik hitam serta lingkaran hitam di bawah mata? Terlepas dari kenyataan jika kamu membutuhkan istrirahat, ini merupakan tanda-tanda kulit yang mengalami dehidrasi. Pengelupasan kulit adalah cara yang belum pernah gagal demi mencerahkan kulit dehidrasi yang kusam.

4. Garis Halus dan Keriput

“Cubit kulit pipimu secara perlahan. Jika kelihatannya ada garis-garis halus, berarti kamu mengalami dehidrasi,” sarat ahli perawatan kilit Joanna Vargas. Ia juga menyarankan cari garis-garis halus di sekitar mata dan dahi.

Cara menguranginya dengan bahan asam hyaluronic, bahan alami yang berasal dari tanaman marshmallow yang mengoleskan kulit dan meminimalkan munculnya garis-garis halus dan keriput.

Penting juga untuk diingat agar, selama perawatan kulit dehidrasi selalu bergaya hidup sehat. Seperti banyak minum air, mengurangi konsumsi alkohol dan kopi serta perbanyak asupan buah dan sayur. Meski sederhana hal tersebut bisa membantu penyembuhan kulitmu yang hidrasi.

Sumber: Eminence Organics

Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.