KPOP

SM Rilis Rincian Album Terakhir Mendiang Jonghyun SHINee 'Poet | Artist'

Image

Foto: instagram.com/shinee
kholic.id - Album terakhir yang diproduksi oleh mendiang Jonghyun SHINee, akan segera dirilis sebagai bentuk penghargaan untuk sang penyanyi.

Berjudul 'Poet | Artist', album ini akan dirilis secara digital pada hari Selasa, 23 Januari, dan versi fisiknya akan tersedia di hari berikutnya. Album ini akan mencakup 11 lagu yang terdiri 'Shinin', 'Only One You Need' (Phantom Pain), '#Hashtag', 'Grease', 'Take the Dive', 'Sightseeing', 'Rewind', 'Just For A Day', 'I'm So Curious', 'Sentimental', dan 'Before Our Spring'.


Cover album 'Poet | Artist' | Foto: Insight

Sebelumnya SM Entertainment telah mengumumkan kabar ini melalui akun Instagram resmi SHINee. "Halo, ini SM Entertainment. Kami umumkan kabar perilisan album untuk penggemar yang mencintai Jonghyun dan musik Jonghyun. Kami ingin merilis album yang sudah kami selesaikan dengan Jonghyun tahun lalu, yang mana memang sudah dijadwalkan untuk rilis di tahun baru ini.

Album Jonghyun ini akan dirilis dengan judul 'Poet | Artist' pada 23 Januari sore, dengan album fisik mulai dipasarkan pada 24 Januari. Sebuah video musik yang juga sudah dipersiapkan pun akan diluncurkan bersamaan dengan perilisan album secara online.

Jonghyun yang mencintai musik lebih dari siapapun dan mencoba untuk berkomunikasi melalui musik, dan kami harap perasaannya bisa tersampaikan ke semua orang. Selain itu, seluruh keuntungan penjualan album ini akan diberikan kepada ibu Jonghyun, dan akan menjadi fondasi untuk membangun sebuah organisasi guna membantu mereka yang hidup dalam keadaan sulit."



Sebelum meninggal dunia, Jonghyun SHINee diketahui sudah menyelesaikan berbagai tanggung jawabnya sebagai artis, mulai dari pemotretan season greetings 2018 hingga persiapan album solo yang kini akhirnya diumumkan akan segera dirilis. Pengumuman itu pun menjadi hadiah terakhir serta kenangan terindah dari Jonghyun untuk penggemar.

Sementara itu, Jonghyun ditemukan pingsan di aprtemennya pada tanggal 18 Desember 2017 karena menghisap racun karbon monoksida dari briket batu bara yang masih menyala. Dia segera dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Konkuk. Namun sayang, kondisiya tidak dapat terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada hari yang sama.

Sumber: (1) (2)