TV SHOW

Ketahuan Beri Upah Karyawan Pakai Voucher Belanja, SBS Akhirnya Rilis Permintaan Maaf

Image

Foto: ist
kholic.id - SBS akhirnya merilis pernyataan maaf secara resmi sekaligus menjelaskan kontroversi pembayaran upah staf dengan voucher belanja.

Kontroversi ini muncul setelah beberapa staf variety show Same Bed Different Dream mengaku hanya diberi upah dengan voucher dan bukan uang tunai. Setelah jadi bahasan panas netizen dan media, pihak SBS pun merilis permintaan maaf secara resmi.

"Sekali lagi, kami meminta maaf karena menggunakan voucher belanja sebagai upah bayaran kerja para pegawai kontrak dan juga pekerja lepas yang telah bekerja keras.

Kami kini menginvestigasi semua program dan departemen untuk memastikan tidak ada pembayaran upah dengan voucher. Di setiap jenis program, cara pembayaran upah juga berbeda-beda, di sana juga banyak kesulitan dalam membedakan biaya insentif karyawan dengan biaya servis sejhingga membuat waktu investigasi semakin lama.

Akan tetapi, SBS akan mengumpulkan apa yang sejauh ini terjadi, mengumpulkan pendapat dari pihak berwenang dan para staf yang tidak mendapat keadilan agar segera menemukan solusi terbaik."

Sebelumnya, salah satu media melaporkan bahwa pekerja lepas yang miliki jabatan sebagai PD acara Same Bed Different Dreams 2 menerima upah sebesar 9 juta won (setara dengan Rp109.200.000) dalam bentuk lembaran voucher belanja untuk hasil kerja selama 6 bulan. SBS lalu merilis permintaan maaf dan berjanji akan mencegah kejadian serupa terjadi lagi.

Sumber: sportsdonga